Pesan Djarot Pada Para Suporter Bonek "Jangan Mengganggu Ketertiban Umum"


Demo merupakan hal yang sangat sering terjadi di Indonesia, selain karena negara kita merupakan negara demokrasi demo dilakukan juga agar tersampaikannya berbagai aspiri dari masyarakat. Agar demo tidak menimbulkan berbagai kerusakan, maka telah diatur berbagai aturan yang harus dipatuhi ketika berdemo. Salah satu demo yang menjadi topik pembahasan kali ini adalah demo para suporter Persebaya Surabaya 1927.

Suporter salah satu klub bola asal Surabaya, yakni Bonek tengah menggelar unjuk rasa tepatnya di depan kantor Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga). Pada hari Selasa(2/8) kemarin terpantau sekitar 20 suporter sudah berkumpul di lokasi. Tempat mereka berkumpul yakni di daerah Halte Bus Graha. Identitas mereka mudah dikenali karena aksi demo bonek menggunakan berbagai atribut seperti, spanduk, slayer, bendera serta kaos berwarna hijau.

Para suporter bonek menerikan kalimat berikut ini, "Persebaya selama ini selalu dizhalimi para mafia PSSI".

Diperkirakan ada sekitar 400 suporer bonek yang akan ikut berdemo. Para pengunjuk rasa ini tengah bergerak menuju Stadion Tugu, Jakarta Utara. Terlihat ada mobil yang mengomando aksi unjuk rasa para suporter bonek ini di depan Halte Graha, pada mobil tersebut telah dipasang pengeras suara.

Berbagai lagu dukungan klub sepak bola Persebaya tengah diperdengarkan. Iwak Peyek adalah salah satu lagu dukungan yang paling sering diputar. Berita demo bonek ini ternyata tidak mempengaruhi arus lalu lintas, karena kawasan Senayan masih lancar dan ramai. Terpantau kendaraan bermotor juga masih banyak berlalu-lalang. Agar keadaan terpantau aman sudah banyak aparat keamanan yang bertugas berjaga di lokasi.

Djarot selaku Wakil Gubernur Jakarta menegaskan bahwa para suporter bonek harus tetap menjaga sikap, tidak diperbolehkan berbuat onar yang nantinya akan menyebabkan kegaduhan serta kerusakan. Dalam demokrasi menyampaikan berbagai aspirasi adalah hal yang biasa. Akan tetapi, dalam penyampaiannya harus sesuai dengan aturan yang diberlakukan. Hal ini Djarot sampaikan kepada para media seusai pengukuhan para petugas haji 2016 ywng bertempat di BalKot DKI Jakarta.


"Bagi para Bonek selaku tamu dihimbau agar tetap menjaga ketertiban, jangan sampai bertindak anarkis yang nantinya menimbulkan konflik", ungkap Djarot.

Selain itu, Djarot juga berpesan agar Bonek menjadi tamu yang baik, maka akan disambut baik juga. Jika mereka menganggu maka aparat akan mengambil tindakan tegas. Unjuk rasa Bonek kali ini terkait dengan klub Persebaya yang statusnya tidak mendapat pengakuan dari PSSI.

Demo para suporter bonek kali ini ternyata memang hanya untuk mengungkapkan aspirasi mereka yang merasa kurang adil atas perlakuan PSSI. Keinginan Bonek atau Bondo Nekat ini hanya pengakuan kelayakan PSSI terhadap klub sepak bola Persebaya Surabaya 1927.
Share on Google Plus

About Pesan Dunia

0 komentar:

Post a Comment