Amerika Sepakat Berikan Bantuan 500 Triliun Kepada Israel Selama 10 Tahun

Presiden AS Obama dan Perdana Menteri Israel Netanyahu
Meskipun hubungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak terlalu akrab, namun AS tetap akan memberikan bantuan dana militer kepada Israel untuk kurun waktu 10 tahun guna pembelian pesawat dan persenjataan yang canggih serta memperkuat pertahanan rudalnya.

Amerika serikat sepakat akan memberkan bantuan senilai 38 milyar dolar AS yang setara dengan 500 triliun rupiah lebih. Ini merupakan bantuan terbesar sepanjang sejarah yang di berikan AS. 

Kesepakatan yang ditandatangani oleh Penjabat penasihat keamanan nasional Israel Jacob Nagel dan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Tom Shannon itu mengakhiri drama perdebatan yang berlangsung beberapa bulan mengenai detail dari paket bantuan tersebut.

Sebelumnya, beberapa minggu terakhir, Washington meningkatkan kritikannya terhadap pembangunan  permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki. Namun, para pejabat dari kedua pihak menekankan keinginan untuk mempertahankan ikatan di antara dua negara dan peran sentral sekutu militer dalam melindungi rakyat Israel di kawasan Timur Tengah yang tidak stabil.

Dilanris dari berita AFP, Obama mengatakan selama negara Israel masih ada, Amerika Serikat selalu menjadi sahabat dan mitra terbaik Israel.

"Komitmen pada keamanan Israel tak tergoyahkan dan didasarkan pada perhatian tulus dan mengikat bagi kesejahteraan rakyat Israel dan masa depan Negara Israel," katanya.

Kesepakatan itu mencakup periode 2019 hingga 2028. AS memberikan bantuan dana 3,3 miliar dolar AS (sekitar 43 triliun rupiah) per tahun atau naik dari saat ini 3,1 miliar dolar AS (sekitar 40 triliun rupiah), serta 500.000 dolar AS (sekitar 6,6 miliar rupiah) untuk pertahanan rudal.

Israel merupakan penerima dana bantuan militer tunggal terbesar dari Kementerian Luar Negeri AS dan juga memperoleh beberapa bantuan dana langsung dari Pentagon untuk sejumlah proyek tertentu.

Share on Google Plus

About Pesan Dunia

0 komentar:

Post a Comment