Belanda Khawatirkan Hilangnya Lapangan Pekerjaan Akibat Brexit


Dari Den Haag dikabarkan menurut Raja Belanda Willem-Alexander pada selasa lalu menyatakan keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) atau yang dikenal dengan brexit justru menimbukan ketidakpastian di Eropa yang akan berdampak negatif terhadap Belanda. Salah satunya hilangnya lapangan pekerjaan.

Dalam pidato parlemen yang ditulis  Perdana Menteri Mark Rutte dengan kabinetnya, Sang Raja mengatakan perekonomian Belanda yang berwawasan internasional menghadapi tantangan terbesar dari luar negeri.

"Terdapat ketidakpastian di Eropa akibat referendum Brexit, yang juga akan berdampak langsung terhadap Belanda," ujar Raja Willem-Alexander dalam pidato "Prinsjesdag" di Balai Kesatria dekat gedung parlemen. 

"Inggris merupakan salah satu mitra dagang terpenting kita dan Brexit akan memicu hilangnya lapangan pekerjaan termasuk di Belanda," tegasnya seperti yang telah dilansir dari AFP.

Biro statistik Belanda (CBS) memprediksi referendum Brexit pada 23 Juni akan berdampak relatif lebih besar terhadap perekonomian Belanda dibandingkan negara-negara lain di UE. 

Menurut surat kabar Belanda NRC, ada sekitar 300 ribu pekerja di Belanda yang berkaitan langsung dengan Inggris, terutama industri pengolah makanan. Inggris merupakan mitra dagang terpenting ketiga bagi Belanda setelah Jerman dan Belgia. CBS memperingatkan penurunan aktivitas perdagangan akan menyebabkan negeri kincir angin kehilangan pendapatan sekitar 10 miliar euro hingga 2030. 
Share on Google Plus

About Pesan Dunia

0 komentar:

Post a Comment