Turki Berhentikan 543 Hakim dan Jaksa



Sebanyak 543 hakim dan jaksa diberhentikan melalui hasil putusan Majelis umum Dewan Tertinggi Hakim dan Jaksa Turki (Hakimer ve Savcilar Yuksek Karulu/HSYK). Sebelumnya pada hakim dan jaksa ini telah diskors karena dicurigai berkaitan dengan gerakan Fethullah Gulen menurut dewan peradilan tertinggi Turki.

Berdasarkan hasl laporan kantor berita Turki, Anadolu, Keputusan tersebut dibuat berdasarkan keputusan hukum yang dikeluarkan Juli dalam kondisi darurat tiga bulan setelah upaya kudeta yang gagal di Turki.

Setidaknya  hingga 24 Agustus 2016 , HSYK telah memberhentikan sebanyak 2.847 hakim dan jaksa yang sebelumnya diskors dari tugasnya.

Orang-orang yang dipecat dituduh punya kaitan dengan Organisasi Fethullah Gulen yang menurut pemerintah Turki berada di balik upaya kudeta 15 Juli menurut keputusan majelis.

Sedikitnya 240 orang tewas dalam kudeta yang menurut pemerintah diatur oleh para pengikut Fetullah Gulen.

Gulen dituduh memimpin kampanye untuk menggulingkan pemerintah Turki melalui penyusupan ke institusi-institusi negara, utamanya militer, kepolisian, dan peradilan, membentuk apa yang disebut sebagai negara paralel.
Share on Google Plus

About Pesan Dunia

1 komentar:

  1. Kalau memang bersalah memberhentikn adalah cara yang terbaik, nice news gan

    ReplyDelete